• Home
  • MANAJER HARUS BERSYUKUR ATAS HASIL SURVEI KARYAWAN YANG BURUK

MANAJER HARUS BERSYUKUR ATAS HASIL SURVEI KARYAWAN YANG BURUK

Survei Terbaru Oleh Leadership Iq. Perusahaan Konsultan Yang Saya Dirikan. Menemukan Bahwa 78% Perusahaan As Tidak Mendapatkan Hasil Yang Baik Dari Survei Keterlibatan Karyawan. Idealnya. Ketika Survei Menunjukkan Skor Tinggi. Itu Harus Dipertahankan. Dan Ketika Skor Rendah. Itu Harus Meningkat Secara Signifikan. Namun Terlalu Banyak Organisasi Yang Mengabaikan. Menolak. Atau Meremehkan Data Yang Disajikan Dalam Survei. Terutama Jika Hasilnya Buruk.

Ironisnya. Hasil Survei Karyawan Yang Buruk Bisa Menjadi Peluang Besar Bagi Para Manajer Dan Eksekutif.

Salah Satu Alasannya Adalah Mengatasi Kemarahan Karyawan Jauh Lebih Mudah Daripada Mengatasi Sikap Apatis. Skor Rendah Dalam Sebuah Survei Merupakan Sinyal Bagi Manajemen Atas Bahwa Karyawan Peduli Dengan Perusahaan Dan Ingin Membuat Perbedaan.

See also  60% PERUSAHAAN YANG MEMPEKERJAKAN GEN Z MERASAKAN “PERUBAHAN NILAI KARIR”

Jika Partisipasi Survei Karyawan Kurang Dari 60%. Itu Berarti Banyak Orang Bahkan Tidak Mau Memperbaiki Lingkungan Kerjanya. Dan Sangat Sulit Untuk Berubah. Tetapi Jika Karyawan Secara Sukarela Menanggapi Survei. Itu Berarti Mereka Masih Bersedia Untuk Meningkat. Meskipun Skornya Buruk.

Kedua. Skor Survei Yang Rendah Berarti Karyawan Memiliki Keyakinan Bahwa Pemimpin Mereka Akan Menanggapi Umpan Balik Mereka Dengan Tepat. Jika Karyawan Tidak Memiliki Kepercayaan Pada Pemimpinnya Atau Takut Akan Pembalasan Dari Atasannya. Mereka Tidak Akan Menanggapi Surveii.

Pemimpin Yang Mendengarkan Dan Menerima Umpan Balik Negatif Dianggap Dapat Dipercaya.

Mudah Diajak Bicara. Dan Responsif. Ini Membangun Kepercayaan Dan Pada Akhirnya Meningkatkan Keterlibatan Karyawan.

See also  10 Bisnis Kuliner Online Yang Mampu Anda Lakukan, Dijamin Laris!

Manajer Harus Mendekati Hasil Survei Dengan “pola Pikir Berkembang” Dan Melihatnya Sebagai Peluang Untuk Belajar Dan Berkembang. Daripada Membuat Alasan Untuk Skor Rendah. Sederhananya. Mindset Berkembang Adalah Gagasan Bahwa Kemampuan Dan Kecerdasan Seseorang Dapat Ditingkatkan Melalui Kerja Keras Dan Pembelajaran.

Kebalikannya Disebut “Pola Pikir Tetap”. Yang Mengacu Pada Keyakinan Bahwa Kemampuan Dan Kecerdasan Seseorang Adalah Tetap Dan Tidak Dapat Diubah. Orang Dengan Pola Pikir Berkembang Menerima Tantangan Dan Melihat Kegagalan Sebagai Kesempatan Untuk Belajar Dan Berkembang. Sedangkan Orang Dengan Pola Pikir Tetap Cenderung Menghindari Tantangan Dan Berkecil Hati Karena Kegagalan.

Ketika Para Pemimpin Dengan Mindset Berkembang Mengetahui Bahwa Karyawan Tidak Puas Dengan Berbagai Aspek Lingkungan Kerja Mereka. Mereka Tidak Membela Diri Atau Menolak Temuan.

See also  MENGAPA INVESTASI BESAR 'MENURUNKAN' SAHAM ALFABET

Tetapi Lebih Bersedia Untuk Belajar Dan Berkembang.

Penting Juga Untuk Melihat Hasil Survei Secara Holistik Dan Mengidentifikasi Pola Dan Tren Di Luar Skor Dan Keluhan Individu. Reaksi Terburuk Bos Terhadap Peringkat Rendah Adalah Mulai Mencari Penyebab Peringkat Rendah. Yang Dengan Cepat Menghancurkan Kepercayaan.

Saat Anda Melihat Tren Besar Dalam Skor Rendah Dan Mendapatkan Masukan Tambahan Dari Bawahan Untuk Lebih Memahami Masalah. Kepercayaan Dan Keterlibatan Dengan Atasan Anda Meroket.

Skor Rendah Dalam Survei Keterlibatan Karyawan Memberikan Informasi Berharga Tentang Bidang-bidang Yang Dapat Ditingkatkan Perusahaan Atau Departemen. Dan Manajer Harus Berterima Kasih Atas Hal Ini. Ingatlah Bahwa Bawahan Memercayai Pemimpin Mereka Untuk Memberikan Umpan Balik Ini.